Inverter: Dengan menyesuaikannya, kita dapat mencapai frekuensi daya yang dibutuhkan (50Hz, 60Hz, dll.) untuk memenuhi kebutuhan khusus kita akan listrik. Transformator: Umumnya dikenal sebagai "pengatur tegangan", banyak ditemukan di dekat pemukiman atau pabrik. Fungsinya untuk menurunkan tegangan ultra tinggi menjadi tegangan listrik normal bagi warga dan memenuhi kebutuhan listrik sehari-hari.
Trafo tipe kering dan trafo terendam oli adalah dua jenis trafo yang paling umum digunakan. Dibandingkan dengan trafo terendam minyak, trafo tipe kering memiliki ketahanan api yang lebih baik dan banyak digunakan di tempat-tempat dengan persyaratan proteksi kebakaran yang tinggi, seperti rumah sakit, bandara, stasiun, dll. Namun, harganya relatif lebih mahal dan memiliki persyaratan lingkungan tertentu, seperti seperti tidak terlalu lembab, tidak terlalu banyak debu dan kotoran, dll. Selain itu, kematangan operasional trafo tipe kering tidak sebaik trafo terendam oli.
Perbedaan trafo tipe kering
Aug 17, 2024
Tinggalkan pesan
